Tampilkan postingan dengan label ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ubuntu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2012

belajar membuat repository lokal di ubuntu

 

Saat menginstalasikan distro Ubuntu versi apapun, pastilah kita membutuhkan juga paket-paket binary tambahan semisal codec untuk audio/video maupun aplikasi favorit lain yang disesuaikan dengan kebutuhan. Biasanya paket-paket binary ini di install dari repository, baik yang menggunakan repository online ataupun yang menggunakan media DVD. Perlu rekan-rekan ketahui bahwa paket-paket yang telah di install tersebut akan tersimpan di dalam direktori /var/cache/apt/archives. Salinan paket-paket binary yang ada didalam direktori tersebut tidak akan terhapus walapun proses instalasi telah selesai.

Dengan memanfaatkan paket-paket binary yang telah ada tersebut, dapat kita bangun ulang kembali sebagai repository lokal, sehingga nantinya akan sangat berguna apabila kita menginstalasi ulang distro ubuntu dan ingin menambahkan paket-paket aplikasi kesukaan kita, cukup gunakan saja repository lokal buatan kita.

Catatan:
Tutorial ini penulis praktekkan pada distro Ubuntu 10.04 "Lucid Lynx" yang telah di install ulang, untuk itu penulis sarankan terlebih dahulu untuk menyalin isi paket-paket di dalam direktori /var/cache/apt/archives ke media penyimpanan lain semisal flashdisk dari Ubuntu yang telah di install paket-paket binary tersebut, sehingga nantinya dapat digunakan dimanapun saat diperlukan.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

  1. Salin paket-paket binary yang sudah di backup tersebut ke dalam direktori ubuntu misalkan dikopi ke folder /tmp/archives.
  2. Pasang paket dpkg-dev untuk meng-index daftar repository lokal agar bisa dibaca oleh apt. Paket dpkg-dev ini dapat Anda temukan pada CD instalasi Ubuntu, cara instalasinya sebagai berikut:

    • Buka Terminal dari menu: Applications -> Accessories -> Terminal dan ketikkan perintah berikut:

      $ sudo   apt-cdrom   add
    • Masukkan CD Ubuntu kemudian tekan tombol Enter pada keyboard dan tunggu sampai proses index selesai, setelah itu install paket dpkg-dev:

      $ sudo   apt-get install   dpkg-dev
  3. Index paket-paket binary yang ada pada direktori /tmp/archives:

    • Masuk ke direktori /tmp/archives

      $ cd   /tmp/archives
    • Kemudian untuk membuat repository lokal, jalankan perintah dibawah ini:

      $ sudo   dpkg-scanpackages   .   /dev/null   |   gzip   -9c   >   Packages.gz

  4. Backup isi file /etc/apt/sources.list dan buat dengan yang baru:

    $ sudo   mv   /etc/apt/sources.list   /etc/apt/sources.list-bck

    $ sudo   touch   /etc/apt/sources.list
  5. Dengan menggunakan teks editor favorit Anda (penulis menggunakan gedit), buka file /etc/apt/sources.list:

    $ sudo   gedit   /etc/apt/sources.list


    Lalu tambahkan paramater berikut ini kedalam file /etc/apt/sources.list :

    deb   file:/tmp/archives   /


    Simpan kemudian keluar dari teks editor Gedit.
  6. Update paket repository lokal yang telah dibuat tersebut.

    $ sudo   apt-get   update
  7. Untuk mengintalasi paket aplikasi dari repository lokal, rekan-rekan bisa menggunakan Terminal atau yang lebih gampang melalui Synaptic Package Manager yang bisa dibuka dari menu: System -> Administration -> Synaptic Package Manager.
Sekian pembahasan tutorial "Belajar Membuat Repository Lokal Ubuntu" dari penulis, semoga dapat bermanfaat dan bisa menjadi acuan belajar untuk rekan-rekan semua.

Jumat, 02 Maret 2012

Cara Menginstal Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat Untuk Pemula


ubuntu 10.10 bojalinuxer

Ubuntu - Telah kita ketahui bahwa Canonical secara resmi meluncurkan sistem operasi terbaru mereka Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat. Update dan fitur-fitur baru telah disertakan bersamanya. Installer yang telah diperbarui, penggantian default font dengan font baru yang dikenal dengan Ubuntu Font Familly, pembaruan dan penyempurnaan Unity pada Ubuntu 10.10 netbook remix merupakan sedikit contoh fitur yang disertakan pada rilis Maverick Meerkat tersebut.

Tutorial berikut ditujukan bagi mereka yang baru mengenal atau ingin mengenal dan mencoba merasakan Ubuntu 10.10 sebagai sistem pada komputer yang digunakan atau bahkan bagi mereka yang belum pernah menginstal Ubuntu sebelumnya.

Hal-hal yang perlu Anda persiapkan sebelum proses instalasi adalah memastikan bahwa komputer yang akan digunakan dapat melakukan booting dari CD/DVD drive. Hidupkan komputer Anda lalu tekan F8, F11 atau tombol F12 (bergantung pada BIOS Anda) untuk mengatur CD/DVD-ROM sebagai media booting pertama kali.

Anda juga memerlukan sebuah CD/DVD installer Ubuntu 10.10 yang sesuai dengan arsitektur yang digunakan (i386 atau amd64).

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes